KEPALA BIDANG PERLINDUNGAN DAN PENYELAMATAN ARSIP

  • Kepala Bidang Perlindungan dan penyelamatan Arsip pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas yang mempunyai tugas pokok merencanakan operasional, mengelola, mengkoordinasikan, mengendalikan mengevaluasi dan melaporkan urusan Bidang Perlindungan dan penyelamatan Arsip.
  • Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Kepala Bidang Perlindungan dan penyelamatan Arsip mempunyai fungsi :
  1. Perencanaan operasional Bidang Perlindungan dan penyelamatan Arsip;
  2. Pengelolaan urusan Perlindungan dan penyelamatan Arsip;
  3. Pengendalian, evaluasi dan pelaporan urusan Perlindungan dan penyelamatan Arsip;
  4. Pengkoordinasian urusan Perlindungan dan penyelamatan Arsip pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah;
  5. Pelaksanaan pengawasan dan supervisi terhadap pelaksanaan kearsipan perangkat daerah di lingkungan kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa
  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  • Dalam menyelenggarakan fungsinya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala Bidang Perlindungan dan penyelamatan Arsip mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
  1. Menyusun rencana dan program kerja Bidang;
  2. Mengkoordinasikan program dan kegiatan dengan para Kepala Seksi;
  3. Menilai prestasi kerja bawahan;
  4. Menyelenggarakan kegiatan pembinaan kearsipan;
  5. Menyelenggarakan pengawasan dan pembinaan kearsipan;
  6. Menyelenggarakan retensi dan pemusnahan arsip;
  7. Melaksanakan lomba pengelolaan kearsipan;
  8. Melaksanakan pembinaan kearsipan dan Perpustakaan terhadap perangkat daerah kabupaten, badan usaha milik daerah kabupaten, kecamatan, dan desa/ kelurahan;
  9. Melaksanakan Perlindungan dan penyelamatan Arsip di kabupaten Majalengka sesuai dengan kebijakan nasional;
  10. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan peningkatan profesionalisme arsiparis ;
  11. Melaksanakan pembinaan profesionalisme arsiparis sesuai dengan standar kebijakan nasional;
  12. Melaksanakan evaluasi terhadap penyelenggaraan kearsipan di lingkungan kabupaten, kecamatan dan desa/ kelurahan;
  13. Melaksanakan penilaian penyelenggaraan kearsipan di kabupaten sesuai dengan kebijakan nasional
  14. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
  15. Membagi tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  16. Memberi petunjuk kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  17. Menilai hasil kerja bawahan dengan jalan memonitor dan mengevaluasi hasil kerja untuk bahan pengembangan karier; dan
  18. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.